Gunung Tangkuban Perahu – Bandung

0
3

Kota Bandung merupakan salah satu kota di Indonesia dengan tempat wisata terbanyak. Tak heran, Bandung di nobatkan menjadi kota wisata yang paling banyak di kunjungi oleh para wisatawan baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Tempat wisata di Bandung juga memiliki banyak konsep. Mulai dari tempat rekreasi, taman bermain, museum, hingga tempat – tempat wisata yang menyuguhkan pemandangan alam seperti Gunung Tangkuban Perahu. Sehingga para wisatawan yang datang, tidak akan bosan meskipun telah berkali – kali mengunjungi Kota Bandung.

Gunung Tangkuban Perahu

Seperti yang kita ketahu, Gunung Tangkuban Perahu merupakan salah satu gunung berapi aktif yang ada di Bandung. Gunung dengan ketinggian lebih dari 2000 Meter di atas permukaan laut ini, telah menjadi salah satu destinasi wisata tertua yang ada di Bandung.

Gunung Tangkuban Perahu - Bandung

Meskipun merupakan gunung aktif, namun masih banyak saja wisatawan yang ingin mengunjungi Gunung Tangkuban Perahu. Memang, destinasi wisata yang satu ini memiliki daya tarik tersendiri bagi para wisatawan khususnya para pecinta alam.

Daya Tarik Gunung Tangkuban Perahu

Kebanyakan wisatawan yang datang ke Gunung Tangkuban Perahu, ingin menikmati pemandangan alam dan merasakan sejuknya angina gunung. Karena berada di kawasan dataran tinggi, tentunya hembusan angina di Gunung Tangkuban Perahu masih sangat dingin. Sangat jauh berbeda jika di bandingkan angin di daerah perkotaan.

Salah satu daya tarik utama Gunung Tangkuban Perahu yang lain adalah legenda dan asal muasal Gunung Tangkuban Perahu ini. Banyak pengunjung tempat wisata ini yang datang karena penasaran akan Legenda Gunung Tangkuban Perahu.

Legenda Gunung Tangkuban Perahu

Legenda Gunung Tangkuban Perahu bermula dari cerita rakyat yang menceritakan seorang pemuda bernama Sangkuriang dan ibunya yang bernama Dayang Sumbi.

Sangkuriang merasa jatuh cinta kepada Ibunya sendiri. Namun sang ibu atau Dayang Sumbi menolak jika ia dinikahi oleh Sangkuriang. Sehingga Dayang Sumbi memberi persyaratan yaitu ia minta di buatkan sebuah perahu yang besar hanya dalam waktu satu malam.

Sangkuriang pun menyanggupi persyaratan yang di berikan oleh Dayang Sumbi. Namun, di tengah proses pembuatannya, tiba – tiba ayam berokok menandakan terbitnya fajar. Sangkuriang pun tidak dapat menyelesaikan perahu yang ia buat dalam satu malam.

Karena kesal, Sangkuriang akhirnya menendang perahu tersebut hingga menjadi terbalik (nangkuban) dan menjadi asal muasal dari Gunung Tangkuban Perahu.

Kawah Gunung Tangkuban Perahu

Gunung Tangkuban Perahu - Bandung

Gunung Tangkuban Perahu juga masih memiliki kawah alami. Ada tiga nama kawah utama yang bisa kalian kunjungi di sini. Diantaranya :

Kawah Ratu, yang merupakan kawah terbesar dan terluas dari kawah – kawah lainnya yang ada di Gunung Tangkuban Perahu
Kawah Domas, yang paling alami karena belum banyak wisatawan yang mengunjungi kawah ini.
Kawah Upas, yang merupakan kawah paling curam dan paling extreme di Gunung Tangkuban Perahu.

Kawah – kawah di Gunung Tangkuban Perahu juga masih mengandung belerang. Sehingga kalian dapat melihat di dinding – dinding kawah terdapat warna kuning akibat dari belerang yang di hasilkan dari awan panas.

Lokasi Gunung Tangkuban Perahu

Gunung Tangkuban Perahu berada di kawasan Cikole Lembang. Tepatnya berada di Jalan Raya Tangkuban Perahu, Cikahuripan Lembang Bandung Barat.

Untuk mengunjungi tempat ini, kalian dapat melewati Tol Padalarang, kemudian keluar di Parompong dan menuju ke Lembang, atau keluar di Tol Pasteur dan melewati ledeng hingga ke Lembang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini