Let’s travel together.

Eksplorasi Pulau Komodo Dengan Segala Pesonanya

Pulau Komodo sering disebut juga sebagai Taman Nasional Komodo pulai ini terdiri dari 3 pulau besar diantaranya, yakni Pulau Komodo, Pulau Rinca, dan Pulau Padar, serta beberapa pulau kecil lainnya. Secara luas, Pulau komodo ini memiliki luas wilayah 1.817 Km2. Eksplorasi Pulau Komodo rasanya tak akan pernah puas dengan segala keindahan alam di pulau ini.

Secara letak, Pulau Komodo terletak di bagian ujung paling barat Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pada tahun ini, secara data terdapat kurang lebih 2500 hewan komodo yang dibiarkan hidup dan berkembang biak di pulau ini dengan aman. Pulau ini memiliki nama Pulau Komodo, karena memang secara nama, pulau ini sebagai tempat perlindungan khususnya hewan komodo dari kepunahan.

Baca juga : 5 Tempat Wisata di Indonesia yang Mendunia Wajib Masuk Daftar Liburan Kamu(Buka di tab peramban baru)

Komodo adalah spesies kadal terbesar di dunia yang memiliki berat 90 kg bahkan lebih. Taman Nasional yang terdapat pada pulau-pulau kecil di sebelahnya, terpisahkan oleh laut, sehingga pesona laut tak kalah menarik untuk dijadikan tempat melepas penat. Bagi pecinta dunia laut, di sini akan banyak ditemukan 70 jenis bunga karang, 10 jenis lumba-lumba, 6 macam paus, penyu hijau, hiu, ikan pari, dan ekosistem laut lainnya.

Fakta Menarik Tentang Eksplorasi Pulau Komodo dan Komodo Dragon

Pulau Komodo menyimpan beragam fakta yang belum banyak diketahui oleh orang lain. Berikut fakta hasil eksplorasi yang telah berhasil dirangkum agar dapat menambah wawasan terkait Pulau Komodo.

Komodo Dragon
Komodo Dragon, Hewan Purba di Indonesia

1. Komodo terpanjang di Pulau Komodo

Hasil eksplorasi Pulau Komodo akan didapatkan hasil bahwa pulau ini terdapat komodo terpanjang yang pernah tercatat, yakni 313 meter dengan berat tubuh sebesar 166 Kg. Tentu akan banyak orang terkejut jika melihat secara langsung hewan besar satu ini. Namun tak perlu khawatir, karena hewan komodo di pulau ini sudah tak asing dengan adanya kehidupan manusia di sekitarnya.

2. Suhu cuaca

Pulau komodo memiliki suhu cuaca yang dapat dikatakan sebagai cuaca yang ideal untuk tempat tinggal khususnya komodo, cuaca di tempat ini sangat panas dan lembab. Bagi setiap pengunjung, akan disarankan untuk membawa pasokan air minum agar tidak dehidrasi di tengah perjalanan melakukan eksplorasi Pulau Komodo.

3. Upaya pengamanan

Setiap pengunjung yang melakukan eksplorasi Pulau Komodo, diupayakan untuk menggunakan jasa pemandu wisata. Dalam pulau ini, hewan komodo akan ditemukan hidup secara liar di alam. Hal tersebut penting untuk memahami upaya pengamanan sedini mungkin dari hewan besar satu ini. Pada saat melakukan perjalanan tidak disarankan untuk sendirian dan disarankan untuk bergerombolan.

Adanya larangan memberi makan sebagai upaya keamanan, karena meskipun secara gerakan terlihat lambat, namun komodo dapat menjadi agresif tanpa diprediksi. Selain itu, pada saat melakukan trekking, disarankan membawa tongkatyang bercabang dua, karena komodo takut dengan alat satu ini. Dari segi outfit, memakai sepatu adalah suatu keharusan, karena di pulau tersebut banyak terdapat jenis ular yang beracun.

4. Air liur komodo

Komodo memiliki air liur yang sering bercampur dengan darah, karena hampir seluruh jaringannya akan tercabik pada saat makan. Hal tersebut menyebabkan bakteri mematikan mudah untuk tumbuh di dalam mulut komodo. Bakteri yang paling mematikan yang terdapat pada air liur komodo adalah bakteri pasteurella multocida. Untuk itu, akan lebih aman apabila memberi jarak lebih jauh dengan hewan komodo.

Eksplorasi Pulau Komodo akan menjadi menyenangkan, apabila pengunjung berusaha untuk mematuhi semua arahan yang diberikan pemandu wisata. Dengan melihat langsung hewan komodo, menjadikan tambahan wawasan bahwa Indonesia kaya akan sumber daya alamnya dan beraneka hewan langka yang patut untuk dilindungi keberadaannya.

Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...